Headlines

BEDAH BUKU AL-QUR'AN

PRIBADI QUR'ANI

MOTIVASI MENGHAFAL

TENTANG KAMI

Mempelajari al-Qur'an sudah merupakan suatu keharusan bagi individu muslim. Karena al-Qur'an adalah wahyu sekaligus kitab suci umat Islam yang Allah turunkan kepada Nabi dan Rasul terakhir, serta pilihan-Nya. Sudah barang tentu umat beliau sebagai umat terakhir dan akhir zaman yang Allah keluarkan untuk sekalian manusia mengikuti jejak Nabinya dan mempelajari kitab sucinya.

Rizky Hermana, seorang netizen mengunggah foto selfi dirinya bersama Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, ketika sedang berada di pesawat Garuda Indonesia. Rizky mengatakan dirinya tidak menyangka bisa satu pesawat dan satu deretan seat di kelas ekonomi dengan orang nomor satu di propinsi Sumatera Utara itu.

"Tak disangka satu pesawat dan sederetan seat dengan Bapak Gubernur Sumut. Mas Gatot pejabat negara yang menggunakan fasilitas economic class dalam penerbangan GA 196 CGK-KNO," katanya melalui laman Facebooknya, pada Sabtu (03/01).
Artinya: "Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan."




Sudah lebih dari 14 abad yang lalu, ternyata terungkap bahwa awan Cumulus Nimbus (yang diduga menyebabkan pesawat Air Asia menabraknya) sudah disebutkan di dalam al-Qur'an. Sebagaimana arti ayat di atas pada surah an-Nur: 43, bahwa gumpalan awan tebal yang tegak di angkasa itu ternyata mengandung jutaan butiran-butiran es yang keras, bergumpal-gumpal dan dingin. Butiran-butiran es yang besarnya kira-kira bisa mencapai 12 ribu meter atau 12 KM itu tidak begitu saja membentuk tanpa adanya awan yang menggunung yang Allah kehendaki.

Para ilmuwan belum menemukan mukjizat ilmiah ini kecuali pada abad-abad belakangan ini. Padahal al-Qur'an sudah jauh-jauh mengabarkannya. Sungguh, informasi akurat yang sudah lama dikabarkan oleh al-Qur'an sebagai wahyu yang benar dari Allah untuk umat manusia. Awan tebal yang bentuknya ini seperti gunung memang ditakutkan oleh para pilot ketika menerbangkan pesawat. Bagaimana tidak. Ia bagaikan gunung-gunung di angkasa luas sana. Yang luasnya luar biasa, bisa melebihi gunung-gunung yang ada di atas bumi.

Makanya ketika, ada benda keras menabraknya, maka seolah menabrak gunung es yang akibatkan bisa fatal. Namun sekali lagi, "...maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya..." Bisa jadi inilah takdir Allah pada pesawat nahas Air asia yang saat ini menjadi musibah di Indonesia. Laa Hawla Walaa Quwwata Illah billaah

Lalu, dengan apalagi manusia akan beriman setelah al-Qur'an ini?!

Wallahu A'lam

(Sumber: tonton di sini tentang proses dan seluk-beluk terjadi awan Cumulus Nimbus)


SANAA (SALAM-ONLINE): Syiah Houtsi di Yaman baru-baru ini kembali menuntut surat An-Nuur, salah satu nama surat dalam Al-Qur’an, agar dihapus dari kurikulum sekolah karena dianggap menimbulkan fitnah.

Sebagaimana diketahui, Allah Subhanahu wa Ta’ala membebaskan istri Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Aisyah binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anha dari fitnah keji dalam surat ke-24 dari Al-Qur’an itu.