Select Menu

Menuju Surga dengan Al-Qur'an

Menuju Surga dengan Al-Qur'an

PELATIHAN

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me

KERJASAMA

ROADSHOW

MOTIVASI AL-QURAN

Entri Populer

Paket Menghafal

TAFSIR

KARYA

kerjasama

motivasi al-quran

Untuk memudahkan kaum muslimin dan muslimah yang ingin menghafal al-Qur'an secara online, praktis dan terbimbing penuh, maka kami membuka program "KURSUS MUDAH MENGHAFAL AL-QUR'AN DENGAN METODE AL-HIDAYAH "5 PANCA INDERA". Program ini sangat tepat bagi Anda yang:

1. Memiliki waktu luang yang terbatas
2. Sibuk namun ingin belajar menghafal secara ONLINE
3. Sulit menghafal dan berminat menghafal dengan metode khusus dan terbimbing penuh
4. Memberdayakan peran otak kanan dalam menghafal al-Qur'an
5. SERIUS menambah hafalan dan bercita-cita jadi hafizh al-Qur'an
JAKARTA (SALAM-ONLINE): Terletak di bekas Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Masjid Jami’ Al Ikhlas bukan saja sebagai tempat ibadah, tapi pelatarannya juga dimanfaatkan untuk istirahat para penumpang sambil menunggu jemputan.
“Kebersihan dan kenyamanan itu yang selalu kita jaga, itu yang paling utama supaya nyaman,” jelas penjaga masjid, Dede Abdul Gofur, Sabtu (25/10), seperti dikutip Republika Online, Ahad (26/10).

Diriwayatkan dari Jabir radiyallahu anhu ia berkata: Rasulullah Saw bersabda:

القرآن شافع مشفع وما حل مصدق من حعله أمامه قاده إلى الجنة ومن جعله خلفه ساقه إلى النار

"Al-Qur'an itu pemberi syafaat dan yang dimintakan syafaat darinya. Al-Qur'an juga bisa menjadi pendebat yang jujur kelak. Siapa yang menjadikannya di depan dirinya maka al-Qur'an akan membimbingnya menuju surga. Sebaliknya, siapa yang menjadikan al-Qur'an di belakang, maka al-Qur'an akan menggiringnya masuk ke dalam neraka." (Riwayat Ibnu Hibban dalam Shahihnya dan Baihaqi secara marfu')

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan minta buku pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan (Penjaskes) tingkat SMA/SMK yang memuat materi ‘Pacaran Sehat’ agar ditarik dari peredaran karena menimbulkan masalah dalam kehidupan masyarakat.

“Saya kira ketika menjadi perdebatan masyarakat membuat ‘confused’, lebih bagus ditarik,” kata Gubernur di Bandung, Jumat (17/10), seperti dikutip Republika Online.
Ia menuturkan, jika tidak ditarik maka disarankan bab atau lembaran dalam buku pelajaran yang bermasalah itu dihilangkan.