Select Menu

Menuju Surga dengan Al-Qur'an

Menuju Surga dengan Al-Qur'an

PELATIHAN

Diberdayakan oleh Blogger.

Follow Me

KERJASAMA

ROADSHOW

MOTIVASI AL-QURAN

Entri Populer

Roadshow

PAKET MENGHAFAL

MUKJIZAT

kerjasama

hikmah

» » Tips hafal al-Qur'an untuk orang dewasa
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Allah menurunkan al-Qur'an agar umat muslim membacanya dengan baik, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan. Untuk mencapai kepada kesempurnaan menerapkan ajaran al-Qur'an maka kita perlu menghafalkannya. Meski menghafal al-Qur'an itu hukumnya fardhu kifayah (wajib atas sebagian kaum muslim saja dan gugur dari sebagian yang lain), namun dalam prakteknya, menghafal al-Quran bagi setiap individu muslim dalam menegakkan ibadah kesehariannya hukumnya harus.

Kita tahu bahwa kita shalat minimal 5 waktu setiap hari sehari semalam. Ada waktu-waktu khusus di mana bacaan shalat harus dikeraskan, seperti pada shalat maghrib, isya dan subuh. Nah pada saat itulah kesempatan membaca al-Quran dengan hafalan sangat menentukan. Menentukan dalam arti membantu sempurnanya shalat kita. Karena bacaan shalat dan al-Quran yang tidak baik akanberdampak pada kekurangsempurnaan shalat dan akhirnya bisa mengurangi nilai pahala shalat kita. Sementara yang kita lakukan adalah shalat fardhu yang memang Allah tegaskan untuk disempurnakan sebaik mungkin.

Tanpa hafalan yang memadai sulit rasanya bagi seorang imam untuk membuat jama'ahnya khusyuk dalam shalat. Apalagi shalat adalah ibadah yang paling mendekatkan seorang hamba muslim kepada Tuhannya.

Nah, pembaca sekalian, untuk memenuhi kebutuhan kita bisa menambah hafalan, maka ada beberapa tips menghafal bagi kita, terutama yang usianya di atas 23 tahun:

1. Kenali karakter dan pahala menghafal al-Quran di sisi Allah swt. 

Menghafal al-Quran tujuannya untuk taqorrub atau mendekatkan diri kita kepada Allah. Baik ketika shalat ataupun ketika di luar shalat. Semakin banyak hafalan al-Quran seseorang maka akan semakin baik derajatnya di sisi Allah dan malaikat-Nya. Rasulullah saw bersabda: "Akan dikatakan kepada penghafal al-Quran di hari kiamat: "Bacalah hafalanmu, naiklah dan lantunkanlah dengan tartil (lancar), sesungguhnya kedudukanmu di surga sesuai dengan jumlah ayat atau hafalan yang pernah kamu baca."

2. Bagi orang dewasa, menghafal al-Quran itu sebaiknya dilakukan dengan strategi yang jitu. Saya katakan demikian karena otak dan memori orang dewasa berbeda dengan otaknya anak-anak yang notabene cepat dalam menghafal dan susah hilang. Berbeda dengan orang dewasa yang susah menghafal dan kalau sudah hafalan malah mudah sekali hilangnya. Bagi orang dewasa ketika menghafal harus menggunakan analisa dan pemahaman. Analisa dalam arti memahami artinya terlebih dahulu kemudian baru menghafal. Menganalisa ayat-ayat yang hendak dihafal baru kemudian mulai menghafalkannya. 

Nah di sini, apabila seseorang sudah hafal beberapa surat maka diharapkan hafalannya akan kuat, lancar dan penuh penghayatan. 

Ada seseorang yang apatis ketika dihadapkan dengan hafalan al Quran. Alasannya, bahwa otak dan ingatannya sudah butek dan tumpul. Tentu ucapannya ini berdasarkan pada ketidaktahuan dia tentang seluk-beluk menghafal dan proses yang akan dijalaninya.

Tapi tak apalah, mungkin itu salah satu pengalaman dia sepintas tentang hafal-menghafal al-Quran. Yang jelas jika anda ingin serius menghafal al-Quran maka yang harus diperhatikan adalah kemauan dan keseriusan. Mau menghafal meski di tengah gangguan kesibukan dan setumpuk aktifitas. Lalu, menyediakan waktu khusus untuk menghafal yang tidak bisa diganggu-gugat atau dikalahkan dengan pekerjaan yang lain.

Kemudian serius dalam menjalankannya. Serius belajar di bawah bimbingan seorang guru yang mumpuni dan berpengalaman. Sebab guru adalah murid yang sungguh-sungguh. Dia akan selalu menularkan rasa semangat menghafal kepada muridnya. Dan murid akan mendapatkan banyak suntikan semangat dan tip-tip baru dari pembimbingnya.

Dan satu hal lagi, jangan lupa berdoa kepada Allah agar senantiasa dimudahkan ketika menghafal dan dijadikan hafalannya itu sebagai wasilah (sarana) menjalankan ketaatan yang maksimal kepada-Nya.

Semoga bermanfaat bagi anda, amiin.

Wallahu a'lam bish-showab.

About Sohibul Qur'an

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply

Silahkan kommentar anda, jangan sungkan-sungkan